Testimoni Pasien

Emailkan testimoni Anda mengenai pelayanan kami dan kesembuhan Anda ke :

[email protected]

Terima Kasih

Desdulianto , Umur : 33 tahun
Desdulianto , Umur : 33 tahun IT professional

Testimoni : Saya mengenal YapAkupunktur dari teman SMA. Kebetulan kaki kiri saya terasa kebas akibat kecelakaan setahun yang lalu, perasaan kebas ini mengganggu aktifitas saya sehari-hari dan sudah berlangsung selama satu tahun. Saya sudah beberapa kali dikusuk SinSe dan di refleksi, setiap habis dikusuk selalu enak, namun sebentar saja kebasnya balik lagi. Waktu ditawari untuk akupunktur, sebenarnya saya takut jarum, namun karena kebas ini sudah lama mengganggu saya, maka saya putuskan untuk mencoba terapi akupunktur. Setelah melalui terapi akupunktur di YapAkupunktur perasaan kebas yang mengganggu di kaki sebelah kiri saya sudah jarang terasa. Secara keseluruhan, saya menjalanan 3 (tiga) sesi terapi akupunktur. Di sesi pertama bagian depan kaki saya kebasnya hilang, pada sesi kedua kebas di belakang tinggal sedikit. Pada sesi ketiga, seluruh kebas hilang. Terima kasih kepada Cecilia yang telah melakukan terapi akupunktur sehingga saya dapat beraktifitas tanpa terganggu rasa kebas lagi di kaki kiri saya.

Marta Anggrek , Umur : 75 tahun
Marta Anggrek , Umur : 75 tahun Ibu Rumah Tangga

Testimoni : Sakit di lutut saya sudah berlangsung lama, betahun-tahun sampai saya tidak ingat lagi. Paling sakit saat bangun pagi, sewaktu harus turun dari tempat tidur lutut saya terasa terkunci. Kemudian jika duduk lama saat nonton TV, waktu mau berdiri lutut saya sakit sekali. Saya mencoba terapi akupunktur karena dibujuk cucu saya. Saya diterapi selama 3 (tiga) hari berturut-turut, sehari sekali. Di hari pertama, selesai diakupunktur sakit di lutut berkurang, namun masih ada. Di hari kedua, selesai diakupunktur lutut terasa ringan dan tidak sakit, namun bangun pagi masih terasa keras di lutut. Di hari ketiga, selesai akupunktur sakitnya hilang dan yang membuat saya benar-benar terkejut adalah di hari keempat saya bangun tanpa sakit di lutut. Saya telepon cucu saya dan berkata bahwa lutut saya sama sekali tidak sakit pada saat bangun pagi, saat duduk lama kemudian berdiri pun tidak sakit lagi. Luar biasa! Sakit yang sudah bertahun-tahun bisa hilang dengan 3 (tiga) kali akupunktur. Maka saya memutuskan untuk tidak lagi mengkonsumsi Glukosamin, sebab selama ini saya tetap mengkonsumsi Glukosamin untuk menambah elastisitas lutut. Saya sengaja menghentikannya untuk melihat seberapa lama rasa ‘tidak sakit’ ini bisa bertahan. Sudah hampir 5 (lima) bulan berlalu sejak terapi terakhir sampai testimoni ini dibuat, dan selama itu juga saya tidak lagi konsumsi Glukosamin maupun diakupunktur, dan lutut saya aman-aman saja sampai sekarang, Puji Tuhan.

Lidya Japar, Umur : 57 tahun
Lidya Japar, Umur : 57 tahun Ibu Rumah Tangga

Testimoni : Saya bertempat tinggal di Jakarta. Selama ini keluhan saya hanya satu, yaitu sakit pinggang yang jika kumat bisa-bisa saya tidak bisa berjalan. Saya memiliki SinSe akupunktur langganan di Jakarta, setiap selesai akupunktur, sakit di pinggang selalu hilang. Pas Imlek saya ke Medan dan sakit pinggang saya kambuh lagi, syukurlah saya dibawa ponakan ke Klinik Yap Akupunktur. Setelah didiagnosa, SinSe Yap mengatakan bahwa air di dalam tubuh saya sangat banyak, dan apakah saya mau mengeluarkannya juga. Untuk sakit pinggang saya, SinSe Yap bilang hanya butuh 2 jarum. Saya heran, karena di Jakarta banyak jarum yang ditusukkan untuk sakit pinggang saya. Jadi total jarum yang ditusukkan ke saya hanya 9 jarum : 7 jarum untuk mengeluarkan air dalam tubuh dan 2 untuk sakit pinggang. Setelah jarum dicabut, sakit pinggang saya tak terasa lagi dan saya langsung ke kamar mandi untuk buang air kecil dan memang banyak sekali air seni yang keluar padahal saya sudah buang air kecil sebelum terapi akupunktur. Terima kasih kepada SinSe Yap yang memberikan hasil yang sangat memuaskan.

Medi, Umur : 25 tahun
Medi, Umur : 25 tahun Pegawai Swasta

Testimoni : Selesai melahirkan saya mengalami kesulitan buang air besar. Yang awalnya tiap hari, jadinya 3 (tiga) hari sekali, itupun sedikit yang keluar. Selain susah buang air besar, tinja saya juga sangat keras sehingga kadang bisa berdarah saat buang air besar. Lalu saya menjalani terapi akupunktur di klinik Yap Akupunktur, setelah terapi pertama, saya merasa ngantuk terus padahal saya bawaannya susah tidur. Setelah satu minggu sejak terapi pertama, buang air saya sudah lancar sampai keluar semua yang hitam-hitam dan perut saya terasa sangat enak dan ringan. Terapi kedua saya dengan keluhan sakit di punggung, ini sudah sejak saya masih SMA, lalu diakupunktur sebanyak 3 (tiga) kali dan sekarang sudah tak terasa lagi. Dan yang terakhir ini, keluhan sakit kepala dan hidung meler. Hanya sekali terapi, selesai cabut jarum, sakit kepala saya sembuh 70% dan hidung saya tidak asyik ingus lagi. Terima kasih kepada Yap Akupunktur atas pengobatannya yang sudah banyak membantu saya.

Rudy Santoso, Umur : 51 tahun
Rudy Santoso, Umur : 51 tahun Wiraswasta

Testimoni : Saya mengalami vertigo yang parah, sudah 10 hari, dan sangat mengganggu kegiatan saya. Jangankan mengemudi, jalan saja oyong dan penglihatan saya selalu berbayang. Saya mengetahui Yap Akupunktur karena dikenalkan oleh seorang family jauh yang insomnianya sembuh dengan akupunktur. Hari pertama saya akupunktur, badan saya terasa kram. Kata Sinse Yap itu adalah efek jarum tidak masalah. Luar biasanya, hari kedua , paginya, saya bangun, oyong banyak membaik, saya bisa langsung bangun dari tempat tidur, biasanya saya tidak bisa karena sangat oyong, kemudian pandangan saya tidak begitu berbayang lagi, sehingga saya mencoba menyetir mobil ke Yap Akupunktur, sebab hari pertama anak laki-laki saya yang mengantar saya, dan ternyata saya bisa menyetir dengan selamat sampai di Yap Akupunktur. Di hari kedua akupunktur, badan tidak se-kram hari pertama dan saya sudah bisa berjalan dengan baik (normal). Hari ketiga, waktu bangun pagi, oyong sama sekali tidak ada lagi dan pandangan sama sekali tidak berbayang lagi. Vertigo saya yang awalnya tidak bisa sembuh dengan obat, ternyata sembuh dengan 3x sesi akupunktur. Terima kasih kepada Sinse Yap.

Christina W. Tarigan, Umur : 44 tahun
Christina W. Tarigan, Umur : 44 tahun Wiraswasta

Testimonial : Saya sudah menderita insomnia selama puluhan tahun. Bila kumpul-kumpul dengan tetangga, saya yang selalu jaga malam alias terakhir tidur karena memang tak bisa tidur. Biasanya saya mulai tidur jam 4 pagi dan jam 6 nya sudah bangun. Lalu saya dikenalkan oleh teman gereja untuk terapi di Yap Akupunktur. Setelah terapi pertama, malamnya saya jam 11 tidur, pikir saya ini hanya kebetulan, namun malam selanjutnya saya jam 9 sudah ngantuk. Setelah beberapa hari bahkan saya bisa tidur siang di jam 11 siang. Hanya dengan sekali akupunktur, puluhan tahun insomnia sembuh! Saya tidak akan percaya hal ini jika bukan saya alami sendiri. Sekarang tetangga saya menujuluki saya “TUTI” – tukang tidur hahaha…terima kasih Sinse Yap.

TITI, Umur : 45 tahun
TITI, Umur : 45 tahun PNS

Testimonial : Sejak 2 tahun yang lalu, wajah saya mengalami pigmentasi. Flek hitam di wajah yang hilang kambuh hilang kambuh sudah membuat saya habis puluhan juta di dokter kulit. Karena sudah terlalu banyak obat kimia yang saya pakai, saya khawatir akan membuat ketergantungan, dan hasilnya pun tidak bisa menghentikan masalah pigmentasi saya. Lalu saya mencoba alternatif lain yaitu akupunktur. Saya adalah orang yang tekun berobat, setelah 2 bulan rutin terapi akupunktur, pigmentasi di wajah saya berhenti bahkan flek memudar dan beberapa bagian malah menjadi putih total. Setelah itu saya terpaksa berhenti terapi selama 3 minggu karena tugas di Jakarta. Namun luar biasanya, pigmentasi saya tidak kambuh lagi, bagian yang putih tetap putih, dan saya tidak memakai obat apapun kecuali hanya sunblock. Puji Tuhan!

Duma, Umur : 60 tahun
Duma, Umur : 60 tahun Ibu Rumah Tangga

Testimonial : Saya memiliki Trigliserida (TG) yang sangat tinggi 500 (normal 150), sehingga saya selalu oyong. Saya sudah berobat ke dokter dan bertahun-tahun makan obat penurun TG namun TG saya tetap tinggi. Saya sudah putus asa, dan saya meminta Pak Pendeta untuk berdoa bagi saya supaya mukjizat Tuhan terjadi dan saya sembuh. Selesai berdoa, salah satu jemaat menghampiri saya dan menawarkan saya ke Yap Akupunktur. Awalnya saya ragu, tapi pikir saya apalah ruginya mencoba. Saya menjalani pengobatan terapi lintah di Yap Akupunktur secara rutin, yaitu seminggu 2x. Di terapi kedua, atas inisiatif saya sendiri, saya memutuskan untuk berhenti obat dokter sepenuhnya. Setelah genap sebulan terapi, saya ke laboratorium cek darah dan Trigliserida saya turun menjadi 180! Betapa terkejutnya saya karena obat bertahun-tahun tidak mampu menurunkan TG saya, namun terapi lintah selama 1 bulan tanpa konsumsi obat apapun bisa! Saya yakin bahwa Yap Akupunktur adalah jawaban doa saya.

Wilda, Umur : 29 tahun
Wilda, Umur : 29 tahun Guru Les Privat

Testimonial : Sinse Cecilia adalah teman kuliah saya. Saya mencarinya untuk mengobati biduran saya. Sebelum menghubungi Cecil, saya sudah mencoba berobat ke Sinse lain dan juga dokter kulit. Di Sinse lain saya rutin akupunktur dan minum obat herbal, namun tidak sembuh, lalu saya pun mencari dokter kulit, namun dokter hanya memberi saya makan obat gatal dan alergi. Selama makan obat, badan saya merah-merah, namun tidak gatal. Saya coba berhenti makan obat karena sudah terlalu banyak obat kimia yang saya makan. Saat berhenti makan obat, gatal-gatal saya muncul balik, dan saya tidak mau ada ketergantungan terhadap obat. Saya konsultasi dengan Cecil, lalu Cecil berkata untuk mencoba terapi akupunktur 6x di tempatnya, jika setelah 6x tidak sembuh, maka saya tidak usah lanjut terapi di tempatnya lagi. Biduran saya sembuh pada terapi ke 5, dimana gatal-gatal, merah-merah dan bengkak tidak muncul lagi. Tinggal telinga dan wajah terasa panas habis cuci muka, dan keluhan ini pun sembuh setelah terapi ke-8. Setelah terapi ke-8, saya tidak melanjutkan terapi lagi dan biduran saya sama sekali tidak kambuh. Biduran saya sembuh total hanya dengan akupunktur, tanpa konsumsi obat herbal maupun obat kimia apapun.

Arhamizi Hamid, Umur : 41 tahun
Arhamizi Hamid, Umur : 41 tahun Wiraswasta

Testimonial (oleh admin) : Pak Mizi datang dari Pekanbaru ke Medan untuk terapi lintah di Klinik Yap Akupunktur. Keluhan Pak Mizi adalah gatal-gatal pada kulit yang sudah dialaminya selama 11 tahun, dan selama itu juga Pak Mizi konsumsi obat anti-gatal setiap harinya (awalnya Incidal, dan sekarang Centirizin). Setelah didiagnosa, Sinse Yap menganjurkan terapi akupunktur dan bukan terapi lintah. Karena Pak Mizi hanya 4 hari di Medan, maka hanya menjalani 2 sesi terapi akupunktur. Setelah pulang ke Pekanbaru sampai sekarang, Pak Mizi konsumsi Centirizin 3 hari sekali, tidak setiap hari lagi.

Lenny, Umur : 23 tahun
Lenny, Umur : 23 tahun Wiraswasta

Testimonial : Di sesi pertama saya aja, saya sudah sangat puas, sebab berat badan saya turun 7 ons (71,4 Kg – 70,7 Kg) dan lingkar pinggang saya mengecil 7cm. Wow! Terima kasih Yap Akupunktur.